TEKNIK PENULISAN KARYA TULIS YANG BAIK DAN BENAR


TEKNIK PENULISAN KARYA TULIS YANG BAIK DAN BENAR



Disusun oleh;
Desi Sri Rizkiany Yunita
11316839
3ta06





JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018

BAB  I
PENDAHULUAN

I.1     Latar  Belakang
Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.
Menulis laporan karya ilmiah sering kali menjadi masalah banyak orang. Mulai dari anak SMP yang mungkin telah pernah membuat karya ilmiah sampai pada calon doktor yang sedang dalam masa disertasi. Berbagai Alasan dikemukakan seperti tak ada waktu, sibuk, biaya kurang dan yang lainnya.
Menyelesaikan laporan karya ilmiah terkait dengan kegiatan menulis. Seperti yang kita ketahui, menulis merupakan keterampilan berbahasa yang masih menjadi masalah di negeri kita. Keterampilan menulis memang tidak bisa muncul dengan serta merta. Dibutuhkan perpaduan dan kerjasama antara talenta manusia dengan wawasan kebahasaan. Talenta melahirkan semangat menulis, dan wawasan kebahasaan menjadi modal untuk terampil menulis. Talenta saja tidak cukup, sebab sebagai sebuah kemampuan dibutuhkan latihan yang rutin dan benar sebagai tujuan untuk pengasahan kemampuan yang sudah dimiliki. Semakin sering berlatih maka kemampuan menulis akan semakin baik. Jika hanya sekadar ingin pandai menulis, memang hanya dibutuhkan waktu beberapa bulan saja. Namun untuk menjadi penulis yang handal dibutuhkan waktu yang lama, bahkan bertahun-tahun.
Tulisan bersifat efektif apabila didasarkan atas prinsip-prinsip yang sama seperti yang dilakukan sebelumnya, yaitu kejelasan, ketetapan, dan kenalaran. Seperti halnya sebuah percobaan, tulisan harus didasarkan pada koordinasi yang baik dan rapi. Seperti salah satu kata ahli bahasa Petrson, 1980 bahwa koordinasi yang baik merupakan kunci utama tulisan yang baik.
Menulis laporan karya ilmiah sama halnya dengan karya ilmiah popular lainnya. Oleh karena itu dalam makalah ini kami mengangkat tema penulisan karya ilmiah.

I.2     Rumusan  Masalah
1.             Apa  itu  Karya  Tulis  Ilmiah?
2.             Bagaimana  langkah-langkah  penulisan  Karya  Tulis  Ilmiah?
3.             Bagaimana  sistematika  dalam  penulisan  Karya  Tulis  Ilmiah?

I.3     Tujuan
1.             Untuk  mengetahui  pengertian  Karya  Tulis  Ilmiah.
2.             Untuk  mengetahui  langkah-langkah  penulisan  Karya  Tulis  Ilmiah.
3.             Untuk  mengetahui  sistematika  dalam  penulisan  Karya  Tulis  Ilmiah.


File lengkap dapat di download di link berikut;
Teknik Penulisan
Read more »»  

JURNAL TEKNIK SIPIL


PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PEKERJAAN KONSTRUKSI SEBAGAI DAMPAK DARI PERUBAHAN DESAIN (Studi Kasus Embung Irigasi Oenaem, Kecamatan Biboki Selatan,
Kabupaten Timor Tengah Utara)

Yunita Afliana Messah (unie_messah@yahoo.com)1)

Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Sains dan Teknik,
Universitas Nusa Cendana - Kupang

Lazry Hellen Paula Lona (ellen_lona@rocketmail.com)2)
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Sains dan Teknik,
Universitas Nusa Cendana – Kupang

Dantje A. T. Sina (dantje_sina@yahoo.com)3)
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Sains dan Teknik,
Universitas Nusa Cendana - Kupang


ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan pengendalian terhadap pengaruh perubahan desain yang memberikan dampak pada waktu dan biaya pekerjaan konstruksi yang mempengaruhi kinerja dari pekerjaan konstruksi Embung Irigasi Oenaem. Penelitian ini menggunakan dua metode pengendalian yaitu Earned Value Analysis (EVA) dan diintegrasikan metode pemendekan durasi jalur kritis (Crashing Duration) pada Critical Path Methode (CPM) menggunakan penerapan kerja lembur sebagai alternatif pengendalinya. Penggunaan kedua metode tersebut di atas maka dapat diketahui dan diperoleh alternatif pengedalian waktu dan biaya pekerjaan konstruksi sebagai dampak dari perubahan desain yang terjadi pada Proyek Pembangunan Embung Irigasi Oenaem. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan terjadi penyimpangan waktu sebesar 7 minggu maka total masa kerja menjadi 37 minggu dari 30 minggu waktu rencana dengan besaran biaya yang diestimasi adalah Rp. 9.489.206.129,03. Kemudian dikendalikan menggunakan metode pemendekan durasi (Crashing Duration) dengan penerapan kerja lembur maka masa kerjanya menjadi 35 minggu (5 minggu keterlambatan) dengan besaran biaya Rp. 9.458.239.978,70 (belum termasuk PPN) dari total nilai kontrak Rp Rp. 8.563.635.912,98 (belum termasuk PPN 10 %).
Kata kunci : Pengendalian Waktu dan Biaya, Earned Value Analysis, Pemendekan  Durasi,Critical Path Methode.

ABSTRACT

The purpose of this study is to describe the effect of changing control of the design that have an impact on the time and cost of construction work that affects the performance of construction work Embung Irrigation Oenaem. This study used two methods of controlling the Earned Value Analysis (EVA) and integrated method of shortening the duration of the critical path (Crashing Length) at Critical Path Method (CPM) using the application as an alternative to controlling overtime. To use of the two methods mentioned above it can be seen and obtained alternative pengedalian time and construction costs as a result of design changes that occurred in the Irrigation Development Project Embung Oenaem. Based on the analysis that had been done when a deviation occurs at 7 weeks, the total work period to 37 weeks from 30 weeks the amount of time a plan with estimated cost is Rp. 9,489,206,129.03. Then controlled using the method of shortening the duration (Crashing Length) with future application of the overtime work to 35 weeks (5 weeks delay) with the amount of the cost of Rp. 9.458.239.978,70 (excluding VAT) of the total contract value of Rp. Rp. 8.563.635.912,98 (excluding VAT 10%).

Keyword :   control of time and cost, Earned Value Analysis, shortening time (duration crashing), critical path, the Critical Path Method

Read more »»